UIN Bandung Laksanakan Sosialisasi Juklak dan Juknis PESONA 1 Tahun 2022

Dipublikasikan pada tanggal: 23 April 2022

(PESONA.UINSGD.AC.ID)-Sosialisasi petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) menjadi salah satu kunci kesuksesan suatu kegiatan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Prof. Dr. Suyitno, M.Ag saat memberikan arahan dalam acara Sosialisasi Juklak dan Juknis Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Jumat (22/04/2022)

“Tujuannya, agar kampus dapat mematangkan dan mengikuti tahapan-tahapan persiapan perlombaan mulai dari pendaftaran sampai pada pelaksanaan perlombaan dan pertandingan luring, khususnya berkaitan dengan Juklak dan Juknis PESONA. Sebagai metamorposis program PIONIR sebelumnya, citra pesona harus lebih baik dan jangan sampai kualitasnya justeru menurun. Hal penting lainnya adalah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pesona harus betul-betul dilakukan secara baik dan cermat,” ujarnya.

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan kompetisi mahasiswa bidang seni dan olahraga, yang diberi nama Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 yang akan dilaksanakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dari hari Senin-Sabtu tanggal 18-23 Juli 2022.

Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 4857 Tahun 2021 UIN Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) ditetapkan sebagai tuan rumah Pesona I PTKN Tahun 2022 tanggal 1 September 2021. Melalui kegiatan PESONA diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang cerdas, cakap, kreatif dan inovatif tidak hanya mengandalkan kurikulum yang diajarkan dibangku kuliah, tetapi harus dilakukan dengan berbagai pendekatan. Caranya dengan penyelenggaraan event-even kompetisi baik regional, nasional maupun internasional.

Kasubdit Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan, Dr. H. Syafi’i, M.Ag. menyampaikan PESONA merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) yang kemudian dikembangkan menjadi dua even, yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA).

Dengan adanya kegiatan PESONA ini diharapkan dapat mengukur capaian pembelajaran dan kualitas mahasiswa PTKN. “Ini merupakan rangkaian dari persiapan momentum yang penting supaya juklak dan juknis bisa tersosialisasi dengan baik. Agar bisa berpartisipasi pada kegiatan PESONA mulai dari Persiapan sebaik mungkin, cermat dengan mematuhi time line, karena seluruh unit memiliki peran, fungsi, sehingga sukses pelaksanaan dan sukses prestasi dapat diraih,” jelasnya.

Menurutnya, “Tanpa sosialisasi yang baik akan menimbulkan kerancuan dalam pelaksanaan. Untuk itu ini harus dimanfaatkan dan menjadi penting peran dan fungsi dari utusan PTKN untuk segera disosialisasikan di internal kampus, khususnya kepada official, pendamping, peserta,” paparnya.

Pihak Kementerian Agama mengajak pimpinan PTKN untuk ikut andil dalam mensukses PESONA dan menjunjung tinggi sportivitas dalam melaksanakan perlombaan dan pertandingan. “Seluruh stakeholder, dalam ajang lomba PESONA prinsipnya harus menjunjung tinggi sportivitas, tidak boleh ada kecurangan demi memperoleh juara,” tandasnya.

Sebagai tuan rumah PESONA, Wakil Rektor III, Prof Dr H Ah Fathonih, MAg menuturkan motto kegiatan PESONA I PTKN Tahun 2022 adalah “Transformasi, Kebermanfaatan, Kebersamaan dan Ke-Indonesiaan”, dengan tagline “Harmony in Diversity”. Untuk tema Pesona I bertajuk “Transformasi Nilai-nilai Kebermanfaatan dalam Bingkai Kebersamaan untuk Indonesia Unggul”

Prof Ah. Fathonih menegaskan PESONA I PTKN Tahun 2022 sebagai ajang silaturahim sekaligus kompetisi bagi mahasiswa PTKN se-Indonesia. Tujuannya, Pertama, Memperteguh semangat kebangsaan melalui seni dan olahraga guna menghasilkan anak bangsa yang mengedepankan perdamaian dan persatuan bangsa;

Kedua, Mempererat silaturahim antar mahasiswa PTKN se-Indonesia dan memberikan kontribusi untuk kemajuan prestasi bidang seni dan olahraga guna menghasilkan calon penerus kepemimpinan bangsa yang berdedikasi tinggi dengan segenap
potensi dan keterampilan;

Ketiga, Meningkatkan kesehatan jasmani, disiplin, kreatifitas dan sportivitas mahasiswa PTKN agar menjadi manusia Indonesia yang berkarakter dan berbudaya; Keempat, Meningkatkan prestasi nasional dan internasional dalam bidang seni dan olahraga.

“Ada 22 cabang perlombaan yang terdiri dari, Pertama, Bidang Seni berjumlah 12 cabang perlombaan yaitu Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ), Pop Solo Islami, Cipta Lagu Islami, Musikalisasi Hadits, Puitisasi Terjemah Al-Qur’an, Qosidah Modern, Kaligrafi, Film Pendek, Stand Up Comedy, dan Monolog; Kedua, Bidang Olahraga berjumlah 10 cabang pertandingan yaitu; Tenis Meja, Catur, Pencak Silat (seni), Karate (Seni/Kata), Taekwondo (seni), Volleyball, Bulu Tangkis, Basketball, Futsal dan Panjat Tebing,” tuturnya.

Ada 62 PTKN se-Indonesia terdiri dari 24 UIN, 29 IAIN, 5 STAIN dan 4 PTKN lainnya, seperti UHN I Gusti Bagus (IGB) Sugriwa, IAKN Kupang, STAKN Pontianak dan STABN Sriwijaya Tangerang. “Untuk tetntuan pesertanya, Pertama, Mahasiswa aktif program sarjana di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) pada semester genap tahun akademik 2021-2022 yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) dan dibuktikan dengan surat keterangan aktif kuliah dari dekan masing-masing PTKN; Kedua, Setiap peserta menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan PTKN masing-masing;Ketiga, Setiap peserta harus didaftarkan oleh masing-masing PTKN; Keempat, Setiap peserta harus mengisi biodata diri dengan lengkap; Kelima, Setiap peserta maksimal dapat rnengikuti dua cabang lomba,” terangnya.

Mengenai penjelasan petunjuk teknis perlombaan dan pertandingan disampaikan oleh Koordinator Perlombaan, Dr. H. Syamsuddin RS, M.Ag., Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., Dr. H. Utang Rosidin, SH., MH. dan Koordinator Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, H. Wawan Gunawan, S.Ag., MM.

Registrasi dilaksanakan secara online melalui laman https://pesona.uinsgd.ac.id dengan teknis, untuk pendaftaran peserta by number dilakukan pada tanggal 09-13 Mei 2022. Sedangkan pendaftaran peserta by name dilakukan pada tanggal 13-31 Mei 2022 melalui laman https://pesona.uinsgd.ac.id

Registrasi pendaftaran dilakukan oleh panitia kontingen masing-masing PTKN. Peserta yang memenuhi kriteria sesuai hasil verifikasi akan disampaikan kepada panitia kontingen masing-masing PTKN paling lambat pada tanggal 06 Juni 2022. Berkas pendaftaran yang harus dipersiapkan mulai dari Surat Keterangan aktif kuliah pada semester genap tahun akademik 2021/2022 yang ditandatangani oleh Dekan masing-masing PTKN; Print out Forlap DIKTI; Surat Rekomendasi dari Pimpinan PTKN (kolektif); sampai pas foto ukuran 400 x 600 pixels, max. 1 MB.

Turut hadir dalam zoom meeting Sosialisasi Juklak dan Juknis PESONA yaitu Ketua dan Pengurus Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKIN, para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKN, Kabag Kemahasiswaan PTKN, Tim Official masing-masing PTKN, Tim Tuan Rumah UIN SGD Bandung, Kasi dan Staf Subdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis.

">

https://pesona.uinsgd.ac.id dengan teknis, untuk pendaftaran peserta by number dilakukan pada tanggal 09-13 Mei 2022. Sedangkan pendaftaran peserta by name dilakukan pada tanggal 13-31 Mei 2022 melalui laman https://pesona.uinsgd.ac.id

 

Registrasi pendaftaran dilakukan oleh panitia kontingen masing-masing PTKN. Peserta yang memenuhi kriteria sesuai hasil verifikasi akan disampaikan kepada panitia kontingen masing-masing PTKN paling lambat pada tanggal 06 Juni 2022. Berkas pendaftaran yang harus dipersiapkan mulai dari Surat Keterangan aktif kuliah pada semester genap tahun akademik 2021/2022 yang ditandatangani oleh Dekan masing-masing PTKN; Print out Forlap DIKTI; Surat Rekomendasi dari Pimpinan PTKN (kolektif); sampai pas foto ukuran 400 x 600 pixels, max. 1 MB.

Turut hadir dalam zoom meeting Sosialisasi Juklak dan Juknis PESONA yaitu Ketua dan Pengurus Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKIN, para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKN, Kabag Kemahasiswaan PTKN, Tim Official masing-masing PTKN, Tim Tuan Rumah UIN SGD Bandung, Kasi dan Staf Subdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis.

">

(PESONA.UINSGD.AC.ID)-Sosialisasi petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) menjadi salah satu kunci kesuksesan suatu kegiatan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Prof. Dr. Suyitno, M.Ag saat memberikan arahan dalam acara Sosialisasi Juklak dan Juknis Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Jumat (22/04/2022)

“Tujuannya, agar kampus dapat mematangkan dan mengikuti tahapan-tahapan persiapan perlombaan mulai dari pendaftaran sampai pada pelaksanaan perlombaan dan pertandingan luring, khususnya berkaitan dengan Juklak dan Juknis PESONA. Sebagai metamorposis program PIONIR sebelumnya, citra pesona harus lebih baik dan jangan sampai kualitasnya justeru menurun. Hal penting lainnya adalah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pesona harus betul-betul dilakukan secara baik dan cermat,” ujarnya.

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan kompetisi mahasiswa bidang seni dan olahraga, yang diberi nama Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 yang akan dilaksanakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dari hari Senin-Sabtu tanggal 18-23 Juli 2022.

Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 4857 Tahun 2021 UIN Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) ditetapkan sebagai tuan rumah Pesona I PTKN Tahun 2022 tanggal 1 September 2021. Melalui kegiatan PESONA diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang cerdas, cakap, kreatif dan inovatif tidak hanya mengandalkan kurikulum yang diajarkan dibangku kuliah, tetapi harus dilakukan dengan berbagai pendekatan. Caranya dengan penyelenggaraan event-even kompetisi baik regional, nasional maupun internasional.

Kasubdit Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan, Dr. H. Syafi’i, M.Ag. menyampaikan PESONA merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) yang kemudian dikembangkan menjadi dua even, yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA).

Dengan adanya kegiatan PESONA ini diharapkan dapat mengukur capaian pembelajaran dan kualitas mahasiswa PTKN. “Ini merupakan rangkaian dari persiapan momentum yang penting supaya juklak dan juknis bisa tersosialisasi dengan baik. Agar bisa berpartisipasi pada kegiatan PESONA mulai dari Persiapan sebaik mungkin, cermat dengan mematuhi time line, karena seluruh unit memiliki peran, fungsi, sehingga sukses pelaksanaan dan sukses prestasi dapat diraih,” jelasnya.

Menurutnya, “Tanpa sosialisasi yang baik akan menimbulkan kerancuan dalam pelaksanaan. Untuk itu ini harus dimanfaatkan dan menjadi penting peran dan fungsi dari utusan PTKN untuk segera disosialisasikan di internal kampus, khususnya kepada official, pendamping, peserta,” paparnya.

Pihak Kementerian Agama mengajak pimpinan PTKN untuk ikut andil dalam mensukses PESONA dan menjunjung tinggi sportivitas dalam melaksanakan perlombaan dan pertandingan. “Seluruh stakeholder, dalam ajang lomba PESONA prinsipnya harus menjunjung tinggi sportivitas, tidak boleh ada kecurangan demi memperoleh juara,” tandasnya.

Sebagai tuan rumah PESONA, Wakil Rektor III, Prof Dr H Ah Fathonih, MAg menuturkan motto kegiatan PESONA I PTKN Tahun 2022 adalah “Transformasi, Kebermanfaatan, Kebersamaan dan Ke-Indonesiaan”, dengan tagline “Harmony in Diversity”. Untuk tema Pesona I bertajuk “Transformasi Nilai-nilai Kebermanfaatan dalam Bingkai Kebersamaan untuk Indonesia Unggul”

Prof Ah. Fathonih menegaskan PESONA I PTKN Tahun 2022 sebagai ajang silaturahim sekaligus kompetisi bagi mahasiswa PTKN se-Indonesia. Tujuannya, Pertama, Memperteguh semangat kebangsaan melalui seni dan olahraga guna menghasilkan anak bangsa yang mengedepankan perdamaian dan persatuan bangsa;

Kedua, Mempererat silaturahim antar mahasiswa PTKN se-Indonesia dan memberikan kontribusi untuk kemajuan prestasi bidang seni dan olahraga guna menghasilkan calon penerus kepemimpinan bangsa yang berdedikasi tinggi dengan segenap
potensi dan keterampilan;

Ketiga, Meningkatkan kesehatan jasmani, disiplin, kreatifitas dan sportivitas mahasiswa PTKN agar menjadi manusia Indonesia yang berkarakter dan berbudaya; Keempat, Meningkatkan prestasi nasional dan internasional dalam bidang seni dan olahraga.

“Ada 22 cabang perlombaan yang terdiri dari, Pertama, Bidang Seni berjumlah 12 cabang perlombaan yaitu Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ), Pop Solo Islami, Cipta Lagu Islami, Musikalisasi Hadits, Puitisasi Terjemah Al-Qur’an, Qosidah Modern, Kaligrafi, Film Pendek, Stand Up Comedy, dan Monolog; Kedua, Bidang Olahraga berjumlah 10 cabang pertandingan yaitu; Tenis Meja, Catur, Pencak Silat (seni), Karate (Seni/Kata), Taekwondo (seni), Volleyball, Bulu Tangkis, Basketball, Futsal dan Panjat Tebing,” tuturnya.

Ada 62 PTKN se-Indonesia terdiri dari 24 UIN, 29 IAIN, 5 STAIN dan 4 PTKN lainnya, seperti UHN I Gusti Bagus (IGB) Sugriwa, IAKN Kupang, STAKN Pontianak dan STABN Sriwijaya Tangerang. “Untuk tetntuan pesertanya, Pertama, Mahasiswa aktif program sarjana di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) pada semester genap tahun akademik 2021-2022 yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) dan dibuktikan dengan surat keterangan aktif kuliah dari dekan masing-masing PTKN; Kedua, Setiap peserta menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan PTKN masing-masing;Ketiga, Setiap peserta harus didaftarkan oleh masing-masing PTKN; Keempat, Setiap peserta harus mengisi biodata diri dengan lengkap; Kelima, Setiap peserta maksimal dapat rnengikuti dua cabang lomba,” terangnya.

Mengenai penjelasan petunjuk teknis perlombaan dan pertandingan disampaikan oleh Koordinator Perlombaan, Dr. H. Syamsuddin RS, M.Ag., Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., Dr. H. Utang Rosidin, SH., MH. dan Koordinator Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, H. Wawan Gunawan, S.Ag., MM.

Registrasi dilaksanakan secara online melalui laman https://pesona.uinsgd.ac.id dengan teknis, untuk pendaftaran peserta by number dilakukan pada tanggal 09-13 Mei 2022. Sedangkan pendaftaran peserta by name dilakukan pada tanggal 13-31 Mei 2022 melalui laman https://pesona.uinsgd.ac.id

Registrasi pendaftaran dilakukan oleh panitia kontingen masing-masing PTKN. Peserta yang memenuhi kriteria sesuai hasil verifikasi akan disampaikan kepada panitia kontingen masing-masing PTKN paling lambat pada tanggal 06 Juni 2022. Berkas pendaftaran yang harus dipersiapkan mulai dari Surat Keterangan aktif kuliah pada semester genap tahun akademik 2021/2022 yang ditandatangani oleh Dekan masing-masing PTKN; Print out Forlap DIKTI; Surat Rekomendasi dari Pimpinan PTKN (kolektif); sampai pas foto ukuran 400 x 600 pixels, max. 1 MB.

Turut hadir dalam zoom meeting Sosialisasi Juklak dan Juknis PESONA yaitu Ketua dan Pengurus Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKIN, para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKN, Kabag Kemahasiswaan PTKN, Tim Official masing-masing PTKN, Tim Tuan Rumah UIN SGD Bandung, Kasi dan Staf Subdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis.